Lahan ini sebelumnya direncanakan akan dibangun Detasemen Rudal dan kantor Pemerintahan Kabupaten Mimika, namun seiring berjalannya waktu kedua rencana itu tidak terwujud. Sehingga, dengan adanya pembentukan Kogabwilhan III, maka, lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan markas komando.
Pada kesempatan itu, Panglima TNI menyampaikan setelah penyerahan lahan akan dilanjutkan dengan proses peletakan batu pertama, disusul pembangunan markas Kogabwilhan III. Di mana, Kogabwilhan III yang baru saja dibentuk pada 27 September 2019 memiliki tanggung jawab pertahanan meliputi wilayah Provinsi Papua.
"Mudah-mudahan setelah selesai penyerahan, kemudian sertifikat, segera kita laksanakan peletakan baru pertama dan pembangunan markas komando Kogabwilhan III," kata Panglima TNI.
Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi Pembangunan Makogabwilhan III di Mimika Hari Ini
Dengan adanya pembangunan markas Kogabwilhan III di Mimika, kedepannya juga diharapkan dapat membantu Pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Papua, terlebih khusus masyarakat asli Mimika, terutama dapat memengaruhi masyarakat setempat untuk menjadi anggota TNI maupun Polri.