Harapan Panglima TNI Berdirinya Markas Kogabwilhan III di Mimika

Saldi Hermanto, Jurnalis
Rabu 19 Februari 2020 10:31 WIB
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto (foto: Okezone.com/Saldi)
Share :

TIMIKA - Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto mewakili Negara secara langsung menerima lahan seluas 78 hektare, dari masyarakat Kamoro di Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (19/2/2020). Lahan ini rencananya akan dibangun markas Komando Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III dibawah pimpinan Letjen TNI Ganip Warsito.

Proses penyerahan lahan seluas 78 hektare tersebut berlangsung di Jalan Poros SP 5, Kampung Limau Asri, Distrik Iwaka yang merupakan lokasi lahan yang diserahkan untuk pembangunan markas Kogabwilhan III.

Masyarakat Kamoro diwakili Philipus Munaweyau selaku tokoh masyarakat suku Kamoro yang didampingi Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko), Gergoriue Okoare beserta beberapa tokoh lainnya, secara langsung menyerahkan surat pelepas lahan kepada Panglima TNI. Proses itu turut disaksikan Kapolri, Jenderal Idham Azis dan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng.

 Baca juga: Markas Kogabwilhan III di Mimika Dibangun di Atas Lahan Hibah 75 Hektare

Lahan ini sebelumnya direncanakan akan dibangun Detasemen Rudal dan kantor Pemerintahan Kabupaten Mimika, namun seiring berjalannya waktu kedua rencana itu tidak terwujud. Sehingga, dengan adanya pembentukan Kogabwilhan III, maka, lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan markas komando.

Pada kesempatan itu, Panglima TNI menyampaikan setelah penyerahan lahan akan dilanjutkan dengan proses peletakan batu pertama, disusul pembangunan markas Kogabwilhan III. Di mana, Kogabwilhan III yang baru saja dibentuk pada 27 September 2019 memiliki tanggung jawab pertahanan meliputi wilayah Provinsi Papua.

"Mudah-mudahan setelah selesai penyerahan, kemudian sertifikat, segera kita laksanakan peletakan baru pertama dan pembangunan markas komando Kogabwilhan III," kata Panglima TNI.

 Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi Pembangunan Makogabwilhan III di Mimika Hari Ini

Dengan adanya pembangunan markas Kogabwilhan III di Mimika, kedepannya juga diharapkan dapat membantu Pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Papua, terlebih khusus masyarakat asli Mimika, terutama dapat memengaruhi masyarakat setempat untuk menjadi anggota TNI maupun Polri.

"Dan saya yakin 30 tahun ke depan juga banyak jenderal-jenderal yang dilahirkan asli dari Mimika. Itu adalah harapan kita semua," ujarnya.

Philipus Munaweyau pada kesempatan itu menyampaikan bahwa, lahan seluas 78 hektare diserahkan kepada Negara karena daerah Mimika, dan secara umum Papua memerlukan keamanan yang ketat.

"Kami menyerahkan tanah ini dengan harapan membangun manusia Mimika pada khususnya dan Papua pada umumnya. Kami berani kasih karena TNI dan Polri juga bagian dari Pemerintah," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya