JAKARTA - Kekerasan yang dilakukan sejumlah oknum, dengan mengatasnamakan agama terjadi di India. Setidaknya 27 Muslim India meninggal dunia, dan ratusan lainnya luka-luka, berdasaran data hingga Kamis 27 Februari 2020.
Menag Fachrul Razi prihatin dan mengecam keras kekerasan atas nama agama tersebut. Menag mengimbau agar umat beragama di India tidak merusak nilai kemanusiaan atas nama agama.
“Tidak ada ajaran agama manapun yang membenarkan tindakan kekerasan, apapun motifnya. Memuliakan nilai kemanusiaan adalah esensi ajaran semua agama,” kata Menag di Jakarta, Jumat (28/2/2020).
Menag meyakini, tindakan kekerasan oleh sekelompok umat Hindu di India tidak menggambarkan ajaran agama Hindu sendiri, melainkan akibat adanya pemahaman ekstrem sebagian umat Hindu atas ajaran agamanya. “Tindakan kekerasan itu sangat tidak berperikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai agama,” ujarnya.
Menag berpesan kepada semua tokoh dan umat beragama, baik di India maupun di Indonesia untuk menahan diri dan tidak terpancing melakukan tindakan emosional.
“Kita doakan para korban, dan kita berharap kehidupan beragama di India kembali kondusif,” ujarnya.