"Kalau sekarang semeter lebih lah sekitar 1,5 meter (banjirnya). Yang dibutuhkan banyak, makanan, minuman, selimut, obat-obatan," ujar Susi, pengungsi warga Periuk Damai.
Banjir di wilayah Kecamatan Periuk ini telah melanda permukiman warga di dua Kelurahan Periuk Damai dan Kelurahan Gebang Raya. Di mana, warga yang terdampak di antaranya Perumahan Periuk Damai, Perumahan Garden City, Mutiara Pluit dan Alamanda.
Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Periuk selain akibat curan hujan intensitas tinggi pada minggu pagi lalu dan Kamis pagi, juga akibat Kali Ledug serta Situ Bulakan sudah tidak mampu debit air, sehingga air yang menggenangi rumah warga tidak kunjung surut.
Terlebih lagi, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Banten belum terlihat turun tangan membantu Pemerintah Kota Tangerang untuk mengatasi banjir di permukiman warga tersebut.
(Arief Setyadi )