Polisi saat ini masih berusaha mencari alat bukti berupa rekaman CCTV lainnya atau saksi yang melihat ketika pelecehan berlangsung.
"Pengakuannya, saat itu hanya ada tukang jamu. Tapi SL menanyakan pada saat kejadian, apakah tukang jamu itu melihat ada pengendara sepeda motor yang mengarahkan tangan ke dada dirinya? Dijawab tidak. Jadi berdasarkan fakta hukum, seperti itu. Dan korban SL tidak mau membuat laporan polisi," ucap Afroni.
Dia mengimbau masyarakat melaporkan setiap kejahatan ke polisi, jangan hanya berbagi di media sosial bila tidak dapat dibuktikan.
"Kalau tidak bisa dibuktikan seperti ini bagaimana? Kita juga tidak ingin masyarakat asal menshare informasi-informasi yang tidak bisa dibuktikan," tandasnya.