1927-1930
Pada tahun ini tepatnya 29 Desember, terjadi kegiatan vulkanik baru di pusat kaldera, timur laut dasar kaldera yaitu di kedalaman 188 km dan dinyatakan sebagai kelahiran Gunung Anak Krakatau. Kawah baru tersebut satu garis dengan kawah-kawah Gunung Danan dan Perbuatan sebelumnya.
Gunung Anak Krakatau mengalami beberapa kali erupsi sepanjang 1928. Tercatat erupsi terjadi pada 5 Februari, 25 Maret, 2 Juni, 6-13 Juli, 25 Agustus sampai 4 September, 4-26 November, 11-20 Desember.
Gunung Anak Krakatau mengalami beberapa aktivitas vulkanik pada 1929, tepatnya yang terjadi pada 12 Januari-18 Februari, 6-13 Maret, 8-20 Juni, 25 Juli-25 Agustus, 19 September-7 Oktober, 7-23 Desember.
Aktivitas vulkanik juga terjadi pada 1930. Kali ini Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada 14-28 Januari, 10 Maret-5 April, 30 April-5 Mei, serta 2 Juni hingga 15 Agustus.
1931-1940
Terjadi danau kawah, erupsi abu dengan ketinggian hingga 2.400 meter serta erupsi samping pada 23-26 September, 5-7 November, serta 5-21 Desember.
Pada 1932, yakni 12-17 Februari terjadi erupsi yang merupakan kelanjutan dari peristiwa sebelumnya.
Erupsi di danau kawah juga terjadi pada 1933, tepatnya pada 16 Januari-25 Mei, 10-17 Juni, 5-6 Juli, 5 September-5 Oktober, 10 November-6 Desember.
Pada 6-26 Januari 1934, terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau yang merupakan kelanjutan dari kegiatan vulkanik sebelumnya. Erupsi kemudian juga terjadi selama Maret, 5-12 Mei, 7-9 Juni, dengan ketinggian erupsi mencapai 6.800 meter.
Pada 1935, Terjadi erupsi abu dan erupsi freatik di danau kawah yang berukuran 275x250 meter persegi. Aktivitas vulkanik ini terjadi pada 4-14 Januari, 6 Februari-6 Mei, dan 25 Mei-12 Juli.
Pada 13 Oktober 1936, terjadi erupsi abu. Selama November tahun ini, tinggi tiang abu berkisar antara 100 hingga 300 meter.
Setahun berselang, erupsi terjadi di danau kawah pada 6 Agustu-21 September dengan tinggi abu mencapai 2.000 hingga 2.600 meter. Pada 17-23 November, terjadi erupsi kecil pada kawah baru.
Pada 1938, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi abu dan erupsi freatik di danau kawah pada 4 Juli-29 Agustus, 12-14 September, 2 Oktober, 7 November, 8-9 Desember.
Kemudian pada 1939, erupsi terjadi pada 15-27 Januari, 20 Maret, 1 Juni-4 Agustus, 23-25 September, 13 Desember.
Erupsi juga terjadi pada 1940, rinciannya pada 9 Januari, 3-10 Februari, 1 Maret-15 Mei, 10 Juni-2 Juli. Pada Juni tinggi letusan mencapai 1.000 hingga 4.000 meter,