Seperti diketahui, Gunung Anak Krakatau yang terletak di Perairan Selat Sunda, Lampung, meletus dan mengeluarkan abu setinggi 500 meter di atas permukaan laut. Erupsi itu terjadi pada Jumat 10 April 2020 sekira pukul 22.35 WIB.
"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak (± 500 meter di atas permukaan laut)," jelas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam lama resminya.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 2284 detik.
Hingga kini belum diketahui apakah Gunung Anak Krakatau masih mengeluarkan erupsi atau tidak. "Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah," terangnya.
(Hantoro)