"Bervariasi sedikit tapi tidak signifikan bedanya, semuanya mekatakan sangat signifikan hilalnya, sehingga keputusannya secara hisab yang sifatnya informatif bahwa awal ramadan bertepatan pada jumat kliwon 24 April 2020," bebernya.
Kemudian, kata Cecep berdasarkan kesepakatan ternyata sudah memenuhi kriteria tinggi minimal, maka hilal awal Ramadhan sudah memenuhi di wilayah Indonesia.
"Rukyatul hilal awal Ramadhan di 34 provinsi dari 82 titik seluruh wilayah provinsi di Indonesia dari mulai aceh 2 derajat sampai 3 atau 2,70 sampai 3,75 drajat secara yuris prudensi sudah ada, jadi sudah diatas yuris prudensi," tandasnya.
Adapun yang hadir dalam paparn tersebut, Menag Fachrul Razi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Zaidi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi, Plt Sekjen Kemenag Nizar, dan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. Sidang juga akan diikuti perwakilan ormas melalui aplikasi pertemuan daring.
(Awaludin)