PURWAKARTA - Dua hari yang lalu, Kampung Munjuljaya RT 35/09, Kelurahan Munjuljaya, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, dibuat geger dengan aksi pembacokan terhadap keluarga tenaga medis di wilayah itu. Selang sehari, pelaku berhasil diringkus aparat. Parahnya lagi, pelaku tak lain adalah tetangga korban.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian, mengatakan, korban dan pelaku tidak saling kenal. Tetapi, rumah keduanya berdekatan, dengan jarak sekitar 750 meter. Pelaku berasumsi, jika korban ini banyak hartanya. Karena, rumah korban paling bagus di antara yang lainnya.
"Pelaku yakni Agus (24) ini, pengangguran dan bukan residivis. Tetapi, dia pernah mencuri handphone, namun selesai secara kekeluargaan," ujar Handreas kepada Okezone, Kamis (23/4/2020).
Kepada penyidik, lanjut Handreas, pelaku mengakui jika dirinya sudah mengincar rumah pasutri tenaga medis Kurniawati (35) dan Dedi Lukmayadi (35) tersebut. Bahkan, beberapa jam sebelum kejadian berdarah itu, pelaku sempat nongkrong dan bermain kartu gapleh di lingkungan rumahnya.
Sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku pamit kepada teman-temanya, untuk pulang duluan. Ternyata, pada dini hari, pelaku mendatangi rumah korban, mematikan saklar utama listrik, lalu memanjat tembok belakang dan mencari harta benda korban.
Namun nahas, saat pelaku hendak mencari sasaran utama pencuriannya yakni handphone, pemilik rumah terbangun. Lalu, korban berupaya melawan pelaku dengan tangan kosong. Seketika, pelaku yang sudah menyiapkan golok dari rumahnya, menebaskan benda tajam itu secara membabi buta kepada korban.