"Tiga dari empat korban, kondisinya terluka parah. Alhamdulillah, nyawa korban bisa diselamatkan," ujarnya.
Setelah membacok korban, pelaku dengan santainya keluar rumah. Untuk menghilangkan jejak, pelaku mencuci baju dan goloknya yang berlumuran darah di Sungai Ciherang. Kemudian, golok tersebut dititipkan pelaku kepada bapaknya.
Pada pagi harinya, saat warga yang lainnya ribut-ribut soal aksi pembacokan itu, pelaku tampak santai dan berdiam diri. Tetangga korban pun curiga dengan sikap pelaku ini. Kecurigaan ini, semakin mengerucut setelah tim gabungan dari Dirkrimum Polda Jabar dan Reserse Polres Purwakarta, menerjunkan anjing pelacak untuk mencari pelaku.
"Mia, anjing pelacak milik Polda Jabar ini, mengendus jika Agus ini pelaku pembacokan tersebut," ujarnya.
Pelaku Agus, ditangkap jajarannya saat berbelanja di toko modern yang ada di Griya Asri, Kelurahan Cisereuh. Saat penangkapan, pelaku melakukan perlawanan. Kemudian, kaki kanannya di tembak sama petugas. Kini, ancaman 12 tahun menanti pelaku yang beperawakan kurus ini.
(Awaludin)