Data dari PBB sejalan dengan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang menyebut persoalan Covid-19 terdiri dari 20% masalah kesehatan dan 80 persen masalah psikologi.
"Dengan demikian, jika masyarakat tak bisa menjaga psikologi mereka sendiri maka ada kecenderungan imunitas tubuh akan menurun, dan akhirnya itu yang membuat seseorang terkena Covid dan melemah. Waspada sangat diperlukan, namun takut hingga cemas dan stres jangan sampai terjadi," jelas Moeldoko.
"Maka, sebagai langkah nyata mitigasi persoalan tersebut, KSP menilai bahwa layanan psikologi nasional kepada masyarakat untuk sehat jiwa menjadi perlu ada," tutupnya.
(Fetra Hariandja)