JAMBI – Motif pembunuhan terhadap wanita bernama Inah (17) di parit cacing perkebunan sawit RT 01 Dusun Kampung Tengah, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Tanjab Barat, Jambi, akhirnya terkuak. Pelaku FR (21) mengaku nekat melakukan aksi itu lantaran sakit hati dibilang bodoh.
Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro mengatakan pembunuhan yang terjadi pada 10 Februari 2020 itu bermotif utang-piutang sebesar Rp250 ribu dan sakit hati karena diejek korban.
Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Tanjab Barat
"Korban ini ada meminjam uang kepada tersangka dan berjanji akan dikembalikan dalam waktu dua hari. Namun setelah dua hari, korban tak kunjung mengembalikan uang korban," terangnya, Kamis 7 Mei 2020.
Tidak hanya itu, motif sakit hati terhadap korban membuat tersangka nekat melakukan pembunuhan.