Israel Klaim Ratusan Situs Web Telah Diretas, Tuding Iran

Agregasi VOA, Jurnalis
Selasa 26 Mei 2020 14:37 WIB
(Foto: Ist)
Share :

Israel telah lama menjadi pelaku terkemuka dalam keamanan siber. Ribuan tentara yang terlatih dengan baik melakukan dinas militer mereka di unit-unit intelijen dan siber, dan kemudian melanjutkan pekerjaan itu di perusahaan-perusahaan non-militer.

Gil Baram bekerja di Pusat Penelitian Siber, Universitas Tel Aviv. Kepada VOA dia menjelaskan tentang pendekatan yang dilakukan oleh Israel.

“Israel memiliki pendekatan unik untuk menghadapi ancaman serangan siber dan pendekatan uniknya adalah memahami kebutuhan ekosistem siber, yang berarti menggabungkan upaya dari akademisi, sektor publik dan sektor swasta bersama-sama karena Israel memahami bahwa ancaman dunia maya bukan hanya ancaman militer dan bukan hanya ancaman sipil. Ancaman dunia maya merupakan ancaman nasional.”

Perusahaan Israel, Checkpoint, salah satu perusahaan keamanan siber terkemuka di dunia, didirikan oleh tiga orang yang pernah menjalani dinas militer bersama. Checkpoint baru-baru ini menemukan operasi spionase China yang luas disebut Naikon, yang meretas lembaga-lembaga pemerintah di seluruh Asia Tenggara.

Lotem Finkelstein adalah salah seorang pendiri perusahaan Checkpoint.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya