Dia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada waktu kejadian rekannya M. Nasir sedang membersihkan tumpukan sampah di sekitar Situ Pengarengan.
"Awalnya bau busuk tercium ketika bersihkan sampah. Temen saya buka kantong plastik hitam ternyata kaki kemudian panggil saya dan saya lihat benar," tuturnya.
Melihat temuan tersebut, Iwan dan rekannya terkejut dan memberi tahu pengurus Masjid Al Mannar bernama Aep Saefullah dan diteruskan ke pihak kepolisian. Iwan menduga potongan kaki kiri itu milik seorang wanita.
"Dari temuan potongan tubuh bagian kaki itu sepertinya seorang wanita," imbunya.