Menangis, Pimpinan Kartel Meksiko Nyatakan Perang dengan Pemerintah Setelah Ibunya Ditangkap

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 23 Juni 2020 17:35 WIB
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan sebuah mobil yang terbakar setelah operasi pasukan keamanan di Celaya, Negara Bagian Guanajuato, Meksiko, 20 Juni 2020. (Foto: Reuters)
Share :

MEXICO CITY - Salah satu pemimpin kartel Meksiko yang paling dicari mengancam pemerintah dan musuh-musuh bebuyutannya dalam beberapa pesan video yang sangat tidak biasa, termasuk satu di mana ia dapat terlihat menahan air mata setelah ibunya ditahan selama akhir pekan.

Jose "El Marro" Yepez adalah pemimpin Kartel Santa Rosa de Lima, yang telah menjadi masalah bagi pemerintahan Presiden Andres Lopez Obrador karena penyedotan minyak skala industri yang dilakukan gengnya dari perusahaan minyak Pemex yang dikelola pemerintah.

Dalam salah satu video yang dibagikan secara luas di media sosial, Yepez dapat terlihat mengecam pemerintah setelah ibunya diduga ditangkap dalam operasi keamanan besar di Kota Celeya, Negara Bagian Guanajuato.

"Aku akan menjadi batu di sepatumu. Aku akan meledak, Anda akan lihat," kata Yepez, mengenakan celana jins dengan senapan digantung di bahunya dalam video tersebut. Reuters tidak dapat memverifikasi video itu secara independen.

Pasukan keamanan Meksiko pada Minggu (21/6/2020) mengatakan mereka menangkap anggota kelompok kejahatan terorganisir dalam penggerebekan di Celeya, di mana mereka menemukan sekira 1 kilogram zat menyerupai metamphetamin dan uang sebesar 2 juta peso (sekira Rp1,2 miliar).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya