Dia menyebutkan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, telah tercatat lebih dari 990 kejadian gempa yang didominasi oleh gempa dengan magnitude > 4,0. "Kondisi inilah yang mendorong BMKG NTT melakukan aksi ini," katanya.
Dia mengatakan, penyebaran informasi bencana gempabumi dan tsunami menjadi salah satu tugas penting dari BMKG, sehingga peningkatan terhadap layanan ini terus dilakukan.
Salah satu peralatan yang digunakan adalah WRS yang merupakan salah satu alat untuk penyebaran informasi gempabumi dan tsunami melalui komputer BMKG kepada komputer institusi lokal (pemerintahan, TNI, POLRI, media televisi, radio dll) dengan pendaftaran IP Address.
Peningkatan dilakukan dengan merilis WRS New Gen (Warning Receiver System New Generation) berupa smart display sehingga informasi dapat disebarluaskankan secara real-time.
"Peralatan ini diharapkan dapat menjamin penyebaran informasi di daerah potensi gempabumi dan tsunami menjadi lebih cepat sehingga para stakeholder dapat mengambil langkah penting pada saat terjadi bencana," kata Sholakhudin Noor.
(Khafid Mardiyansyah)