Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin mengatakan bahwa bantuan jaminan hidup ini disalurkan bekerja sama dengan bank dengan mekanisme non tunai.
"Kemensos menyalurkan jaminan hidup dengan non tunai, mereka dibukakan rekening dan di kasih ATM, tujuanya adalah agar bantuan sampai ke penerima utuh sesuai dengan haknya," ucap Pepen.
Seperti diketahui, bencana longsor besar terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Januari 2020 lalu. Longsor itu menghancurkan 4 kecamatan yakni Kecamatan Nanggung, Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Jasinga.
Selain membuat ribuan jiwa mengungsi karena rumah mereka rusak diterjang longsor, bencana tersebut juga telah merenggut 16 orang meninggal dunia.
(Angkasa Yudhistira)