Helga, adik Hendrik menyatakan pihak keluarga tak menyangka jika korban yang bertugas di KPU Yahukimo sejak 2019 ini menjadi korban kebrutalan gerombolan OTK di Papua. Kini keluarga masih menanti kabar tentang kepulangan jenazah Hendrik dari Papua. Rencananya jenazah korban akan dimakamkan di TPUI Kedung Malang, Banyumas.
Diketahui saat peristiwa terjadi, korban Hendri diboncengkan temannya sesama staf di KPU Yahukimo, yakni Kenan Mohi menggunakan motor. Kenan mengajak korban ke rumahnya untuk mengantar obat.
Namun setelah melintasi di Jalan Gunung, tepat di atas Jembatan Kali Teh, kedua korban tiba-tiba dihadang oleh seorang pria bercelana loreng dan berambut gimbal yang memegang dua pisau/sangkur.
Informasi di lapangan menyebutkan, pria yang menghadang sempat menanyakan kepada kedua korban tersebut mengenai identitas. Namun tiba-tiba datang OTK dari arah jembatan sambil memegang sangkur dan langsung menusuk korban di bagian dada. Selanjutnya pelaku menggorok leher korban dengan sangkur. Sementara Kenan Mohi berhasil kabur.
(Awaludin)