Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan saat itu pesawat tengah boarding dan mengisi bahan bakar atau refuiling sementara Mumtaz tengah sibuk memainkan teleponnya.
"Sesuai aturan keselamatan penerbangan, awak kabin telah menyampaikan reminder kepada penumpang sebanyak tiga kali,"ujarnya.
"Namun demikian penumpang yang dimaksud tetap tidak mengindahkan pemberitahuan tersebut serta menyampaikan teguran terhadap awak kabin yang bermaksud mengingatkan," kata Irfan dalam keterangan resminya, Jumat (14/8).
(Fahmi Firdaus )