Sepak Terjang Fatmawati Penjahit Sang Saka Merah Putih

Demon Fajri, Jurnalis
Minggu 16 Agustus 2020 08:30 WIB
Lukisan Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno dan penjahit Sang Saka Merah Putih. (Foto: Okezone/Demon Fajri)
Share :

Perjuangan ini membuat Fatmawati banyak terlibat dalam kemerdekaan. Saat itu Fatmawati juga sempat mengirim perbekalan untuk para pejuang di Front yang sedang gerilya. Mulai dari makanan, pakaian bahkan peluru, (30 Tahun Indonesia merdeka 1985:139).

''Ibu Fatmawati menjahit sang saka merah putih, ketika malam 17 Agustus 1945, di Jakarta. Berbagai jabatan sempat beliau duduki,'' sampai Marwan, sepupu dari Fatmawati.

Dampingi Soekarno Ketika Detik-detik Proklamasi

Kesetiaan dan ketangguhan Fatmawati, dalam perjuangan membela dan meningkatkan derajat wanita pun tak lepas ketika menjadi Ibu Negara RI. Menghadiri detik-detik proklamasi 17 Agustus 1945, bersama-sama dengan Nyonya S.K Trimurti sebagai unsur wanita.

Fatmawati juga selalu menjadi penasihat dan pelindung setiap organisasi wanita. Mulai dari Kowani, Kowari dan Persit. Bahkan, Fatmawati sebagai perempuan yang konsekuen dan konsisten dalam membela hak-hak wanita. Seperti dalam sikapnya antipoligami.

Di mana pada masa orde baru sikap ini dapat melindungi para istri pegawai negeri dengan lahirnya PP. 10. Almarhumah juga gigih memperjuangkan berdirinya gedung wanita pertama di Indonesia yang terletak di jalan Diponegoro, Jakarta.

''Peran almarhumah sangat menonjol dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pendidikan, kesehatan anak terlantar, penyandang cacat sehingga almarhumah memprakarsai pendirian Perguruan Cikini, Yayasan Penderita Anak Cacat (YPAC), pendiri Yayasan Rumah Sakit 'Fatmawati','' ulas Marwan.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya