Diplomat Mustapha Adib Akan Ditunjuk Jadi Perdana Menteri Baru Lebanon

Agregasi VOA, Jurnalis
Senin 31 Agustus 2020 14:23 WIB
Duta Besar Lebanon untuk Jerman, Mustapha Adib. (Foto: Twitter/@airnewsalert)
Share :

Dalam sistem sektarian Lebanon, perdana menteri harus dijabat oleh seorang Muslim Sunni. Pencalonan Adib pada Minggu (30/8/2020) memenangkan dukungan politik penting dari mantan perdana menteri termasuk Saad al-Hariri, yang memimpin partai Sunni terbesar, Gerakan Masa Depan.

BACA JUGA: Dampak Ledakan Beirut, 300.000 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Presiden Michel Aoun, seorang Kristen Maronit, pada Senin akan bertemu dengan kelompok-kelompok di parlemen untuk melakukan konsultasi resmi guna menunjuk perdana menteri baru. Ia diwajibkan mencalonkan kandidat dengan tingkat dukungan terbesar di antara anggota parlemen.

Menurut seorang sumber senior Syiah, partai-partai Syiah Lebanon yang dominan, Hizbullah yang didukung Iran dan Gerakan Amal yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Nabih Berri, keduanya akan menunjuk Adib dalam konsultasi tersebut.

Gerakan Patriotik Bebas Kristen (FPM), sekutu politik Hizbullah yang didirikan oleh Aoun dan sekarang dipimpin oleh menantunya Gebran Bassil, akan melakukan hal yang sama.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya