Petugas penyelamat mengatakan, pekerjaan berjalan lamban karena bangunan yang rusak parah berisiko runtuh total.
“Bangunannya benar-benar runtuh, menakutkan dan ada banyak bahaya bagi tim,” kata George Abou Moussa, kepala pertahanan sipil Lebanon.
Pekerja menggunakan sekop dan tangan mereka untuk menggali, sementara penggali mekanis dan derek mengangkat puing-puing berat. Peralatan pemindaian juga digunakan untuk membuat gambar 3D dari bangunan yang hancur.
(Rahman Asmardika)