Jakob Oetama, Tokoh Pers yang Pernah Bercita-Cita Jadi Guru

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Rabu 09 September 2020 14:39 WIB
Jakob Oetama. (Foto : Dok Kompas Gramedia)
Share :

JAKARTA - Tokoh pers nasional sekaligus pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama meninggal dunia pada Rabu (9/9/2020), sekira pukul 13.05 WIB. Ia meninggal dunia pada usia 88 tahun.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kompas Gramedia, meski tokoh pers, Jakob Oetama justru saat muda sempat bercita-cita menjadi guru seperti ayahnya. Ia sempat mengajar di SMP Mardi Yuana Cipanas, Sekolah Guru Bagian B Lenteng Agung Jagakarsa, SMP Van Lith Jakarta.

Minatnya untuk menulis tumbuh ketika mengajar Ilmu Sejarah. Ia lalu mengawali karier jurnalistiknya di Majalah Penabur Jakarta. Pada 1963, bersama PK Ojong ia menerbitkan majalah Intisari, yang menjadi cikal bakal Kompas Gramedia. Pada 1965, harian Kompas terbit.

Semasa hidup, Jakob Oetama dikenal sebagai sosok sederhana yang selalu mengutamakan kejujuran, integritas, rasa syukur, dan humanisme.

"Jakob Oetama adalah legenda, jurnalis sejati yang tidak hanya meninggalkan nama baik, tapi juga kebanggaan serta nilai-nilai kehiduan bagi Kompas Gramedia. Beliau sekaligus teladan dalam profesi wartawan yang turut mengukir sejarah jurnalistik bangsa Indonesia. Walaupun kini beliau telah tiada, nilai dan idealismenya akan tetap hidup dan abadi selamanya," kata Corporate Communication Director Kompas Gramedia, Rusdi Amral, dalam siaran persnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya