MNC Peduli Gelar Pemeriksaan Mata & Pembagian Kacamata Gratis di Sekolah Informal

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2020 20:21 WIB
foto: Dok MNC Peduli
Share :

JAKARTA - Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) RCTI, MNC TV dan GTV, MNC Peduli melalui MNC Media melanjutkan kegiatan di TK dan SD Informal (Smart School) Kolong Jembatan Pluit, untuk pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata gratis bagi siswa.

Sekolah marjinal yang didirikan tahun 2011 ini awalnya merupakan wadah untuk menampung kegiatan belajar anak-anak kurang mampu, di kolong jembatan Pluit yang tidak bisa sekolah di tempat lain, karena dokumen dan persyaratan untuk itu tidak lengkap.

Pendiri Smart School sekaligus kepala sekolah, Zovin mengatakan, dikarenakan jumlah anak-anak yang berminat untuk belajar semakin banyak, akhirnya ia memutuskan lokasi ini menjadi satu wadah belajar aktif.

"Saya mewakili seluruh guru-guru disini, dan orang tua juga pak RT, bersyukur atas kegiatan MNC Media untuk memeriksa kesehatan mata anak-anak di sekolah ini. Harapannya, MNC Media tidak bosan dan tetap memberikan perhatian kepada kami, dan kalau bisa kedepannya juga ada pemeriksaan untuk orang tuanya," kata Zovin, Selasa (6/10/2020).

 

Bekerjasama dengan Essilor/Produsen Lensa Kacamata, sebanyak 150 kupon pemeriksaan mata sudah dibagikan, sebelumnya untuk murid-murid Smart School yang sejak pagi sudah antri dengan tertib dan antusias mengikuti kegiatan ini, tentu saja dengan tetap menerapkan protokol covid, yaitu: memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

EPS Executive Essilor, Denny Oktavianto mengatakan, sasaran target kegiatan ini adalah mereka yang tidak memiliki akses atau kurang memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan mata.

"Di sini kita menargetkan sekitar 150 kaca mata ataupun sampai 200 kaca mata untuk orang-orang yang disekitar sini, yang memiliki kelainan mata sehingga dengan harapan kita bisa membantu mereka untuk menjadi lebih baik dalam penglihatannya," kata Denny.

Sementara itu, Naila, salah seorang peserta kegiatan CSR MNC Media mengatakan, akibat terlalu sering menggunkan dan membaca malam di malam hari, tanpa penerangan yang cukup, sejak SMP kelas dua mulai tidak bisa melihat dengan jelas, dan senang dengan adanya kegiatan pemeriksaan mata ini.

Selain murid-murid, para guru yang menjadi relawan di sekolah marjinal serta beberapa orang tua murid diperkenankan mengikuti kegiatan pemeriksaan mata, yang juga dilakukan dalam rangka Hari Penglihatan Mata Sedunia/World Sight Day yang diperingati pada minggu kedua bulan Oktober setiap tahunnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya