Ankara melancarkan operasi militer terhadap kelompok militan Kurdi di Suriah, yang menyebabkannya berkonflik dengan Damaskus, sedangkan di Libya, Turki mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui dunia internasional. Ankara juga terlibat ketegangan berlanjut dengan Siprus dan Yunani atas sengketa perairan di Mediterania timur.
BACA JUGA: Sekutu Erdogan: Pecahnya Perang Turki dan Yunani Hanya Masalah Waktu
Komentar tersebut menyusul pidato pekan lalu di mana Erdoğan menuduh negara-negara lain mencoba lagi mengucilkan Turki ketika mereka berusaha untuk merestrukturisasi tatanan dunia.
Namun sikap tegas Turki telah memberi negara itu "tempat yang penting baik di lapangan maupun di meja (negosiasi)," katanya.
(Rahman Asmardika)