Gempa Berkekuatan M5,0 Guncang Bengkulu Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Demon Fajri, Jurnalis
Sabtu 10 Oktober 2020 19:21 WIB
Foto: Illustrasi Shutterstock
Share :

JAKARTA - Gempa berkekuatan magnitudo 5,0 terjadi di wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Bengkulu, Sumatera, pada Sabtu (10/10/2020), pukul 17.43 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono melalui keterangan resminya, Sabtu (10/10/2020).

 

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,9. Adapun, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,67 LS dan 102,70 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 33 km BaratDaya Bengkulu Selatan, Bengkulu, dengan kedalaman 46 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault)," imbuh Triyono.

Lebih lanjut, Triyono membeberkan dampak gempa bumi tersebut, dimana, guncangan sempat dirasakan di daerah Manna, dengan skala III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah. Sementara di Bengkulu Utara dan Kepahiang guncangan gempa dirasakan dengan skala II MMI, atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," sambungnya.

Hingga pukul 18.15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Serta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya