Dari hasil autopsi ditemukan adanya luka tekan di leher. Namun, tidak ditemukan tanda kekerasan dan tidak adanya bukti yang menyatakan bahwa Cai Changpan di bawah pengaruh alkohol.
Cai Changpan alias Cai Ji Fan (CJF) kabur dari Lapas Kelas I Tangerang pada Jumat 18 September 2020 lalu. Ia kabur melalui sebuah lubang yang digalinya.
Dalam pelarian itu Cai Changpan diduga juga memanfaatkan kelengahan petugas sehingga dapat menggali lubang tanpa diketahui. Adapun Cai Ji Fan sendiri adalah narapidana Narkoba yang divonis hukuman mati sejak tahun 2017.
(Qur'anul Hidayat)