Baca Juga : Bareskrim Segera Umumkan Tersangka Pembakaran Gedung Kejagung
Adapun api berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung. Kemudian api dengan cepat menjalar ke ruang lain. Itu karena diduga terdapat akseleran berupa ACP pada lapisan luar gedung dan cairan minyak lobi yang mengandung senyawa hidrokarbon serta kondisi gedung yang hanya disekat bahan yang mudah terbakar seperti gypsum, lantai parkir, panel HPL, dan bahan mudah terbakar lainnya.
Baca Juga : Polisi Periksa DNA dan Sidik Jari di Tombol Lift Gedung Kejagung
(Erha Aprili Ramadhoni)