JAKARTA – Epidemiolog asal Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, menyoroti penerapan Covid-19 safety plan atau protokol kesehatan di setiap tempat wisata. Ia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) aktif mengawasi penerapan protokol kesehatan di setiap tempat wisata yang diprediksi ramai pengunjung.
"Pemerintah harus memastikan setiap tujuan atau yang dikira-kira akan didatangi penduduk itu sudah memiliki Covid-19 safety plan atau protokol yang dibuat, dipahami, dan dilaksanakan. Ini yang tentu harus dilakukan," kata Dicky kepada Okezone, Rabu (28/10/2020).
Menurut Dicky, penerapan Covid-19 safety plan sangat penting di setiap tempat wisata. Terlebih, ketika libur panjang seperti sekarang ini. Itu karena tempat wisata akan ramai dikunjungi masyarakat dan berpotensi menimbulkan penularan virus corona.
"Jadi jangan menunggu situasi libur panjang lalu dibuat karena pandemi kan masih lama harus dibetul-betul diperhatikan. Karena Covid-19 safety plan ini harus yang sesuai dengan lokasi wisata. Ini yang harus dilakukan," ujarnya.
Salah satu contoh Covid-19 safety plan di tempat wisata, yaitu diwajibkan pembayaran melalui nontunai sehingga meminimalkan interaksi langsung. Kemudian, harus tersedia tempat cuci tangan atau minimal hand sanitizer di tempat wisata.