Kutuk Pembantaian Sekeluarga, Ketua DPD: Keji dan di Luar Nalar Kemanusiaan

Abdul Rochim, Jurnalis
Selasa 01 Desember 2020 18:55 WIB
La Nyalla.
Share :

Buntut aksi teror di Sigi, ada 150 kepala keluarga (KK) yang mengungsi meninggalkan pemukiman tempat tinggal mereka. Warga ketakutan pelaku teror datang kembali ke pemukiman warga untuk melakukan pembantaian. Kepada TNI/Polri dan Pemda, La Nyalla meminta agar warga mendapat kepastian keamanan.

"Baik Pemprov maupun Pemkab harus menjamin keselamatan dan kesejahteraan warga yang mengungsi ini. Pendampingan trauma healing untuk warga, khususnya keluarga korban, wajib ada setiap saat di pengungsian," tuturnya. 

La Nyalla meminta anggota DPD Dapil Sulteng melakukan pendampingan kepada warga korban teror di Sigi. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) harus setiap saat dilakukan.

"Para senator di Sulteng harus turun ikut menangani pasca-tragedi pembantaian sadis oleh kelompok teror. Harus memastikan kebutuhan masyarakat sudah terpenuhi. Koordinasi selalu dengan Pemda apa saja yang diperlukan oleh warga," tegas La Nyalla. 

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya