"Komitmen NU dalam membela kedaulatan Palestina dengan ibukota Yerussalem itu ditegaskan kembali pada Muktamar NU ke-33 tanggal 1-5 Agustus 2015," tuturnya.
Untuk itu, kata Robikin, NU mengapresiasi pemerintah RI yang secara teguh mengemban mandat konstitusi dengan politik bebas dan aktif yang selama ini dilakukan dalam memberi dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Sebelumnya, wacana kemungkinan membuka hubungan diplomatik Israel-RI muncul setelah beberapa negara Arab seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko melakukan normalisasi hubungan dengan Israel melalui mediasi dari Amerika Serikat.
Baca Juga: Israel Transfer Dana USD1,1 Miliar ke Otoritas Palestina
(Arief Setyadi )