Prof Muladi Meninggal, Berikut Profil dan Sederet Prestasinya

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Kamis 31 Desember 2020 10:35 WIB
Prof Muladi meninggal dunia. (Foto: Dok Sindo Photo)
Share :

JAKARTA - Kabar duka kembali datang dari salah satu tokoh yang pernah mengabdikan dirinya untuk bangsa Indonesia. Prof Muladi meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada hari ini, Kamis (31/12/2020).

Merujuk dari catatan alumni IKA Universitas Padjajaran (Unpad), Prof Dr H Muladi SH lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 26 Mei 1943. Muladi merupakan salah satu tokoh yang pernah menerima penghargaan Bintang Bhayangkara Utama dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2006.

Prof Muladi dianggap berhasil memimpin Lemhannas, khususnya dalam mengembangkan kultur akademik dan kejujuran intelektual. Sehingga keberadaan Lemhannas tidak hanya dikenal di dalam negeri tetapi juga sudah dikenal di berbagai negara, sebagai tempat penggemblengan dan pendidikan para (calon) pemimpin birokrat, militer dan nonmiliter.

Prof Muladi juga banyak mengabdikan dirinya sebagai Rektor Universitas Diponegoro. Atas berbagai aktivitas dan pengabdiannya, Muladi telah memperoleh beberapa penghargaan. Di antaranya, Dwija Sista dari Departemen Pertahanan dan Keamanan, 1991.

Kemudian, Man of Year dari Harian Suara Merdeka, Semarang, 1995; Satya Lencana Karya Satya 20 tahun dari Presiden Republik Indonesia, 1995; Man of Year dari Asosiasi Jurnalis Jawa Tengah, 1995; DAN VI Karate (INKAI), 1998; Bintang Mahaputra Adi Pradana Kelas II dari Presiden Republik Indonesia, 1999; The Best Alumnni of Undip, 2003; dan Bintang Bhayangkara Utama dari Presiden RI, 2006.

Muladi sendiri adalah Gubernur Lemhannas ke-14 (30 Agustus 2005 – 17 Februari 2011). Dia digantikan Budi Susilo Soepandji, adik mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji, yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Potensi Pertahanan pada Ke Menterian Pertahanan RI.

Muladi merupakan suami dari Nany Asmara dan memiliki empat orang anak. Muladi tercatat pernah meraih gelar Sarjana Hukum (Hukum Pidana), dari Universitas Diponegoro, Semarang, 1968. Semasih mahasiswa, Muladi aktif sebagai Anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), 1963-1968. Juga sebagai Komandan Batalyon IV, Resimen Mahasiwa Semarang, 1964-1967.

Selain itu, sambil kuliah, dia bekerja sebagai karyawan OPS Minyak dan Gas Bumi, Jawa Tengah, (1966-1969). Kemudian, setelah mendapat gelar sarjana hukum, dia pindah kerja menjadi Sekretaris Eksekutif Bulogda Jawa Tengah (1969-1971).

Lalu pindah menjadi dosen di FH Universitas Diponegoro dan menjabat Kepala Biro Wajib Latih Mahasiswa Universitas Diponegoro, Semarang (1971 -1974) sekaligus merangkap sebagai Staf Badan Konsultasi Hukum, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang, (1971 -1974).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya