JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berduka cita atas musibah besar yang terjadi di dua wilayah, yakni gempa magnitudo 6,2 di Majene dan Mamuju Sulawesi Barat, serta tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat.
Jokowi meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan serta tidak panik. Dengan begitu mereka bisa dievakuasi dan diselamatkan.
"Saya juga minta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk-petunjuk yang disampaikan oleh petugas di lapangan," ucap Jokowi, Jumat (15/1/2021).
Untuk gempa Sulawesi Barat, Jokowi sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan langkah tanggap darurat, mencari korban, serta merawat korban yang luka-luka.
Sedangkan untuk tanah longsor di Sumedang, Kepala Negara memerintahkan jajarannya merelokasi warga yang terdampak bencana itu.
"Terakhir saya menghimbau agar kita semuanya untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim baik berupa hujan lebat dan yang lainnya dan selalu memperhatikan peringatan dini mengenai cuaca dari BMKG," terang Jokowi.
Baca Juga : Presiden Jokowi Perintahkan Jajarannya Lakukan Tanggap Darurat Gempa Sulbar
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data terkini, sudah ada 8 orang warga yang tewas atas gempa magnitudo 6,2 di Sulbar. Sementara ratusan orang lainnya luka-luka.
Kemudian bencana tanah longsor di Sumedang menewaskan 24 warga dan 16 lainnya masih hilang.
(Angkasa Yudhistira)