JAKARTA - Mantan Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah, menuliskan kesedihannya melihat data Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia menurun. Pemerintah diminta berhenti mengatakan berhasil memberantas korupsi.
Penggiat antikorupsi itu mengunggah data CPI 2020 dengan sejumlah catatannya di akun Twitternya @febridiansyah.
"Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia turun dari 40 ke 37. Kita di rangking 102 dr 180 negara. Padahal rata2 CPI Asia Pasific 45 & global 43. Komitmen Pemberantasan Korupsi Indonesia memburuk. Dampak revisi UU KPK & pelemahan KPK? @TIIndonesia @danangwd," tulis @febridiansyah yang dikutip Kamis (28/1/2020)
Kemudian, Febri juga mengunggah data indeks korupsi Indonesia memburuk. Menurutnya, dari sembilan indikator, ada lima yang buruk, tiga tetap, dan satu naik sedikit. Indeks paling menurun adalah korupsi terkait sektor bisnis. Tidak mungkin, kata dia, bicara investasi dan pertumbuhan ekonomi tanpa komitmen pemberantasan korupsi.
Sedangkan 3 indeks terendah atau bisa dibilang yang terburuk ada di sektor politik dan penegakan hukum.- WJP 23;- VDem 26; - PERC 32.