KISAH legenda Betawi, Nyai Dasima menyisakan kepedihan,pembunuhan dan beraroma mistik. Cerita itu dikisahkan dalam buku Njai Dasima, karangan G. Francis (Gijsbert Francis) yang terbit pada tahun 1896 .
Alkisah, Nyai Dasima yang telah menjadi istri Toean Edward di Batavia, dipelet oleh Bang Samiun, tukang sado yang telah punya istri bernama Hayati. Dasima menikah pun , hidup serumah dengan Samiun.
Singkat cerita, setelah harta Dasima habis diporoti, Samiun punya rencana untuk menghabisi nyawa Dasima.
Suatu hari, Samiun dan Dasima pergi ke Ketapang, Batavia. Sebenarnya ia ingin mengurungkan niat untuk pergi, tetapi hatinya bimbang mengingat Hayati yang terus mendesaknya dan mertuanya Mak Soleha yang menghinanya. Hal itu membuat Samiun gelap mata.
Mereka berdua melewati sebuah kali dengan jembatan titian bambu. Di ujung jembatan tempat menyeberang, Samiun melepaskan Nyai Dasima di belakang.
Saat berada ditengah jembatan, Nyai Dasima tertinggal di belakang, memanggil Samiun, tapi tak digubris.