Gara-Gara Kue Cabul, Caleg Yahudi Terpaksa Mundur dari Pencalonan Partai Muslim

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 04 Februari 2021 18:08 WIB
Foto: de-ouwe-taart.nl.
Share :

Dalam pesan yang di-posting ke Twitter, Van Doorn menyoroti bahwa partai itu mewakili "norma dan nilai Islam". Tapi itu menghormati "bisnis dan kehidupan pribadi orang yang bersangkutan," dan bahwa kandidat telah mengundurkan diri setelah diskusi.

Partai Persatuan mengumumkan pada Selasa (2/2/2021) bahwa Brouwer telah dicabut dari tiket setelah dia menolak untuk berhenti menjual kue-kue pornonya.

Tukang roti mengatakan dia terkejut bahwa pihaknya tidak mengetahui tentang kue cabul miliknya, karena penganannya cukup populer dan merupakan perwujudan dari nilai-nilai toleransi Belanda. “Kami tinggal di Belanda, bukan di Abad Pertengahan,” katanya.

Wanita itu mengatakan kepada Jewish Telegraphic Agency (JTA) bahwa dia memiliki banyak klien Muslim di Waalre dan selalu rukun dengan mereka. Kue dengan bentuk cabul, yang terutama ditujukan untuk pesta bujangan "tidak pernah menjadi masalah," tambahnya.

Menurut Brouwer, dia memutuskan untuk terjun ke dunia politik untuk mempromosikan gagasan bahwa "orang dari semua agama dan orang non-agama dapat hidup berdampingan dengan hormat." Dia menyesalkan skandal itu telah mengalihkan perhatian dari pesan ini, karena media hanya fokus pada kebangsaan dan kue eksplisitnya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya