“Tadi setelah kita konfirmasi dengan salah satu korban, beliau mengatakan tidak ada clash berarti memang kesalahan sopir sendiri. Jadi ini namaya kecelakaan tunggal,” katanya, Selasa (9/2/2021).
Karena itu, ke depannya ia berharap sopir bus yang melintasi lokasi tersebut harus lebih berkonsentrasi. “Saya harap kepada sopir agar berhati-hati memasuki daerah rawan karena banyak jalan menyempit maupun berlubang sehingga perlu konsentrasi yang lebih,” ucapnya.
Baca Juga : Kecelakaan Bus Rombongan Pejabat Pemkab Agam di Madina, 2 Kepala Dinas Tewas
Akibat kecelakaan bus yang berpenumpang 14 orang ini, 3 orang meninggal dunia termasuk sang sopir.
(Erha Aprili Ramadhoni)