TKI Asal NTT Meninggal di Malaysia, Jenazahnya Hampir Sebulan Tak Kunjung Dipulangkan

Rahmat Hidayat, Jurnalis
Rabu 10 Februari 2021 21:54 WIB
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
Share :

BEKASI - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau yang biasa disebut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Litamali, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, meninggal di Malaysia sejak bulan Januari 2021 lalu.

Namun jenazah tidak bisa dipulangkan akibat tidak adanya campur tangan pemerintah dalam menuntaskan persoalan. Pihak keluarga bersama kuasa hukum yang telah berkoordinasi dengan instansi terkait seolah tidak mendapat pertolongan, untuk itu mereka mendesak agar presiden turut membantu memulangkan jenazah korban.

Pihak keluarga bersama kuasa hukum dari seorang Pekerja Migran Indonesia yang bernama Aberley Inacio, Rabu sore, datang dari Nusa Tenggara Timur untuk menggelar jumpa pers dibilangan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kedatangan pihak keluarga dan kuasa hukum ini meminta adanya campur tangan pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo guna bisa membantu segera memulangkan jenazah pekerja migran perempuan asal NTT ini. Dengan membentangkan poster, mereka berharap jenazah almarhum Aberley Inacio yang telah sepuluh hari sejak tanggal 30 Januari 2021 terlantar di rumah sakit Sandakan, Kinabalu, Malaysia.

Baca Juga: Keluarga TKI yang Disiksa Ingin Sang Majikan di Malaysia Diproses Hukum

Almarhum yang diketahui sejak 2019 lalu bekerja di Malasyia disebuah ladang kelapa sawit milik PT Heysyngkiong STT yang beralamat di Heysysngkiong 68 Jalan Teluoit Simpang Sapi Nango Ladang Sabah, Malaysia.

Korban dikabarkan meninggal akibat sakit kanker payudara. Sejauh ini pihak keluarga telah berkomunikasi dengan majikan di Malasyia namun enggan bertanggungjawab untuk memulangkan ke Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya