Jhoni Allen Sebut Kudeta Pertama Demokrat Era SBY, Herzaky: Justru SBY Lindungi Hak Anas

Rakhmatulloh, Jurnalis
Selasa 02 Maret 2021 08:04 WIB
Partai Demokrat.(Foto:Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat (PD), Herzaky Mahendra Putra, membantah tudingan Jhoni Allen Marbun yang menyatakan sejarah kudeta pertama di partai berlambang bintang mercy terjadi pada saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengambil alih kepemimpinan Anas Urbaningrum melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Bali tahun 2013 lalu.

"Kalau dibilang Bapak SBY kudeta Anas, sejarah Partai Demokrat justru melindungi Anas. Permintaan DPDdan DPC agar Anas di KLB-kan justru haknya dilindungi oleh majelis tinggi waktu itu, meskipun elektabilitas Partai Demokrat turun terus waktu itu karena kasus Anas," ujar Herzaky saat dihubungi, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga: Balas Tudingan Jhoni Allen Soal AHY, Wasekjen: Demokrat Bukan Gunung yang Harus Didaki

Herzaky mengatakan, karena Anas waktu itu baru diterpa isu dan belum menjadi tersangka, maka Majelis Tinggi Partai melakukan penyelamatan hak Anas sebagai Ketua Umum sampai akhirnya Anas sulit diselamatkan karena posisi tersangka. Menurutnya, hal itu ada dalam AD ART partai.

Baca Juga: SBY Tak Berkeringat Dirikan Partai, Demokrat: Nyanyian Sumbang Orang Dipecat!

Herzaky memandang jika para pelaku Gerakan Pengambil alihan PD (GPK PD) masih berencana melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) dengan menyinggung sejarah Partai di masa lalu, maka sudah pasti tindakan itu inkonstitusional dan ilegal.

Dia menegaskan, ikonstitusional karena KLB harus disetujui Majelis Tinggi Partai (MTP) yang mana saat ini SBY menjabat posisi itu, dan juga Ketum PD, AHY yang juga menjadi Wakil ketua MTP.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya