JAKARTA - Pakar Telematika, Roy Suryo mengaku tak habis pikir jika video tertembaknya ulama dari Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Malang, Idris Al Marbawy atau Gus Idris merupakan sebuah kebohongan. Menurutnya jika hal ini benar kebodohan maka kepolisian perlu menindak tegas hal ini.
“Saya engga habis pikir kalau ini prank. Apalagi kalau tujuannya hanya untuk mendapatkan subscribe dan like. Jadi menurut saya polisi perlu menindak tegas terhadap UU ITE. Meskipun dengan anjuran Kapolri bahwa dalam UU ITE korban yang melaporkan tapi masyarakat dari semalam gaduh dengan adanya video ini. Sehingga wajib polisi menggunakan ini,” katanya dikutip dari Dialog Inews, Rabu (3/3/2021).
Baca juga: Soal Kabar Ditembak, Gus Idris: Itu Serangan Sihir
Menurutnya, ada potensi pidana jika memang video tersebut secara sengaja dibuat.
“Bisa (pidana). (Ini) karena mereka sama saja membuat sinetron, cinema electronic seolah-olah itu penembakan kalau ini benar prank. Artinya bagaimana ekspresi orang-orang. Ekspresi anak kecil menoleh ke kamera itu agak tidak bisa melakukan adegan dengan baik,” ungkapnya.