KLB Partai Demokrat, Pengamat: De Javu Apa yang SBY Lakukan ke Anas Urbaningrum

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Sabtu 06 Maret 2021 14:08 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Okezone)
Share :

Dengan kepemimpinan yang baru Demokrat di bawah Ketum Moeldoko, tentu menjadi tugas Moeldoko untuk melakukan konsolidasi ke dalam bersama dengan para kader di seluruh Indonesia. Tentu kubu AHY dan SBY akan berjibaku untuk memertahankan posisi sebagai Ketua Umum dan Ketua Majelis Tinggi yang berkuasa penuh atas partai.

“Berakhirnya kepemimpinan AHY dan SBY di Demokrat akan mengakhiri seluruh kiprah politik dan kekuasaan ekonomi atas partai untuk kepentingan keluarga SBY, seperti upaya menutup kasus Ibas yang disebut Yulianis dalam sidang tipikor menerima uang dari Nazaruddin atas kasus korupsi Wisma Atlet dan Hambalang,” jelas Ninoy.

Beberapa bulan ke depan, menurut Ninoy Karundeng, akan ada dinamika politik internal dan eksternal Demokrat terkait dengan keabsahan Partai Demokrat versi Moeldoko atau AHY yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM yang bakal diperebutkan antara AHY dan Moeldoko.

“Walaupun Sekretaris Panpel KLB Demokrat menegaskan pihaknya mengantongi surat surat yang absah dari mayoritas DPD dan DPC, walaupun tidak terlihat hadir di KLB “, ujar Ninoy.

Ia pun mempertanyakan mengapa AHY dan SBY begitu terlihat emosional dan kebakaran jenggot tanggapi KLB ini. “ Artinya AHY dan SBY jugs sebenarnya yakin KLB ini miliki landasan hukum yang kuat untuk disahkan oleh Kemenkumham “, tegas Ninoy

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya