SUMEDANG - Tenaga kesehatan di Puskesmas Wado mendadak sibuk menangani korban selamat akibat kecelakaan bus yang terperosok ke dalam jurang di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang.
Puluhan korban selamat tersebut dilarikan ke Puskesmas Wado setelah dievakuasi dari dalam bus maut itu untuk mendapatkan penanganan media.
Selain ditempatkan di tempat tidur, korban selamat juga ada yang mengalami tindakan medis di sebuah kursi. Nampak selang oksigen disambungkan ke hidung korban.
Paramedis tampak sibuk menangani satu per satu korban. Terlebih, korban yang baru berhasil dievakuasi terus berdatangan menggunakan ambulans.
Di tengah kesibukan paramedis menangani korban selamat, sejumlah mayat terlihat bergelimpangan di lantai dekat pintu masuk puskesmas.
Mayat-mayat tersebut tampak hanya ditutupi sarung dan kain. Sementara sejumlah anggota polisi dan TNI terlihat tengah melakukan pendataan.
Sebelumnya, Ditlantas Polda Jawa Barat menyatakan, jumlah korban jiwa dalam kecelakaan bus maut di Kabupaten Sumedang mencapai 19 orang.
"19 meninggal dunia," tulis Dirlantas Polda Jabar, Kombes Eddy Junaedi melalui pesan singkatnya, Rabu (10/3/2021) malam.
Meski begitu, Eddy mengaku belum bisa menjelaskan kronologi persitiwa tersebut, termasuk identitas para korban. Dia beralasan, sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.
Baca Juga : Saksi Mata Ungkap Kronologi Bus Kecelakaan di Wado Sumedang
"Saya sedang ke TKP," singkatnya.