Kapal Karam di Perairan Indonesia Tinggalkan Harta Karun Senilai Rp34,6 Triliun

Doddy Handoko , Jurnalis
Selasa 16 Maret 2021 10:01 WIB
Foto: Illustrasi Shutterstock
Share :

Muncul cerita kapal Robertus Hendrikus yang membawa banyak harta karun. Kapal ini terbakar pada pagi hari, 10 Juni 1856 ketika hendak berlayar ke Semarang. Kapal membawa sekitar 80.000 sterling kepingan uang logam milik pemerintah, 1.000 pical timah, 1.500 pical kopi, sejumlah batu bara, dan karung goni lenyap tak berbekas.

Tahun 1857, kapal Lieutenent Admiral Stellingwerf, sebuah kapal layar Belanda juga hilang di perairan Jawa Tengah. Kapal ini hilang ketika sedang berlayar dari Semarang ke Singapura. Kapal membawa mata uang logam dengan nilai ketika itu sekitar $25.000 - $30.000, sekarang bernilai berjuta kali lipat.

Ada lagi kapal yang lenyap yakni Kapal Derkina Titia, kapal Belanda di bawah nahkoda Kapten Evink yang berlayar dari Macau ke Jawa. Kapal ini menghilang di Pulau Arends pada tanggal 17 September 1858. Tapi ada awak kapalnya yang berhasil tiba di Surabaya.

Baca juga:  Inggit Ganarsih, Istri Soekarno yang Lebih Memilih Cerai Ketimbang Dimadu

Kapal Belanda lain, Agatha Maria pada 17 Juni 1861 menghilang di sekitar Cilacap. Kapal hendak berlayar dari Cilacap ke Amsterdam .

Selain kapal-kapal Belanda, ada pula kapal dari Inggris, Amerika, Thailand, Perancis yang karam di lautan Indonesia. Kapal-kapal itu juga membawa sejumlah barang berharga sebelum tenggelam ke dasar laut.

Tidak hanya kapal-kapal besar milik VOC, ada pula kapal-kapal kayu milik Tiongkok yang tenggelam di laut Jawa. Meski kapal kayu, muatannya tak kalah berharga dari kapal-kapal megah milik VOC. O

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya