Kapal Karam di Perairan Indonesia Tinggalkan Harta Karun Senilai Rp34,6 Triliun

Doddy Handoko , Jurnalis
Selasa 16 Maret 2021 10:01 WIB
Foto: Illustrasi Shutterstock
Share :

Tiongkok semakin banyak yang datang ke Nusantara setelah VOC bubar, mereka datang ke Indonesia memakai kapal kayu yang dikenal dengan nama Jung Tek Sing, yang bisa diartikan Bintang Sejati, berlayar dari Amoy, Hokkian menuju Jakarta di awal bulan Januari 1822. Kapal membawa 2.000 orang imigran dari daratan Tiongkok, Tek Sing juga membawa 350 ribu keping keramik.

Setelah berlayar selama sebulan dan melewat dua pertiga perjalanan, kapal Tek Sing sampai di Selat Gaspar, antara Bangka dengan Belitung. Tek Sing menabrak karang. Kapal ini tenggelam hingga kedalaman 100 kaki pada 6 Februari 1822. Hanya 180 orang yang selamat dalam kecelakaan ini, mereka yang selamat ini ditemukan kapal Inggris yang sedang melintas keesokan harinya.

177 tahun kemudian, sekelompok penyelam pimpinan Michael Hatcher mengangkat keramik-keramik muatan Tek Sing. Sekitar Juni 1999. Kelompok Hatcher berhasil mengangkut keramik buatan abad XIX. Selain keramik, ditemukan juga barang-barang dari kuningan dan perunggu, jam saku, uang kuno, pisau lipat, wadah lilin, wadah dupa dan lainnya. Dari hasil lelang keramik harta harun Tek Sing, pemerintah hanya menerima separuhnya yakni sekitar Rp90 miliar.

Pemburu harta karun Robert F. Marx dan istrinya Jenifer Marx dalam buku Treasure Lost at Sea: Diving to the World’s Great Shipwrecks menuliskan tentang harta karun kapal Flor De Lamar yang legendaris.

"Rampasan Portugis yang diambil dari Malaka lebih dari yang bisa dibayangkan. Lebih dari 60 ton jarahan emas dalam bentuk hewan, burung, furniture berlapis emas, dan mata uang -- itu yang berasal dari istana sultan saja," tulisnya.

"Harta itu makan banyak tempat sehingga para awaknya mengalami kesulitan menempatkan 200 peti berisi perhiasan. Berlian, rubi, zamrud dan safir di dalamnya, senilai lebih dari tiga puluh juta crown, akan bernilai," tuturnya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya