Petugas keamanan gereja setempat kemudian melaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.
Majalah bergambar sampul mata dengan warna merah dan hitam itu diketahui terbitan 28 November 2002.
Baca Juga : Tim Gegana Cek Benda Diduga Bom di Rumah Ketua KAMI Ahmad Yani
Saat ini, Polres Metro Jakarta Selatan sedang melakukan penyelidikan.
Ketika majalah itu ditemukan, sedang tidak ada ibadah di dalam gereja karena dilaksanakan secara daring.
(Erha Aprili Ramadhoni)