JAKARTA - Pagi ini setidaknya terjadi delapan gempa susulan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun twitternya @DaryonoBMKG.
“Hingga hari Minggu pagi ini, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa susulan sebanyak 8 kali, dengan magntiudo berkisar 3,1 hingga 5,3,” tulis Daryono melalui akun twitternya, Minggu (11/4/2021).
Baca juga: Warga Malang Histeris Akibat Gempa Susulan M5,5 saat Bersihkan Material Rumah yang Ambruk
Dia mengatakan, bahwa gempa pagi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya relatif kecil.
“Gempa susulan pagi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya yang relatif kecil untuk dapat menjadi gempa pembangkit tsunami disamping memang hiposenternya yang cukup dalam, yaitu 102 km,” ujarnya.
Baca juga: Tanggap Darurat Gempa, BPBD Malang: Warga Mengungsi Secara Mandiri