Menurut Wismaningsih, mereka yang dipulangkan ini sudah melalui protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan Covid-19.
"Jadi begitu sampai mereka tidak langsung dipulangkan ke rumah, melainkan dikarantina dulu di Asrama Haji. Setelah dikarantina mereka baru diizinkan pulang," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan jumlah PMI NTB yang bekerja di Malaysia lebih dari 30 ribu orang. Terbesar berada di Malaysia dan beberapa negara lain. Kendati demikian pihaknya tidak ada menerima laporan PMI asal NTB yang terpapar Covid-19 di Malaysia.
"Di awal pemulangan PMI kita ada yang ditemukan positif Covid-19, namun sudah sembuh. Terbaru ini tidak ada satu pun PMI ini kita yang pulang ke NTB dan positif Covid-19," pungkasnya.
(Awaludin)