Bupati Kabupaten Cilacap Tatto Suwarto Pamuji berterima kasih terhadap kepercayaan yang diberikan kepada Pemkab Cilacap sebagai pemasok beras Pemprov DKI Jakarta. Dia berharap dengan adanya kolaborasi ini nantinya bukan hanya kerjasama masalah perdagangan tetapi juga kerjasama tentang persiapan bagi para generasi penerus untuk tetap dapat memajukan para petani.
“Cita-cita kita adalah agar petani-petani ini tidak tertinggal, tidak hanya menjadi buruh tani tetapi bagaimana generasi masa depan dapat menjadi petani handal dengan lebih maju sehingga petani juga dapat handal dalam bidang tekhnologi pertanian. Jadi ini merupakan tantangan juga bagi kita agar dapat terus mensejahterakan para petani di Cilacap,” tuturnya.
Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo, menerangkan PT Food Station Tjipinang Jaya sudah berkolaborasi bersama dengan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap sejak tahun 2018. Kerja sama pada area sawah seluas 250 hektar, pada tahun 2019 bertambah seluas 500 hektar. Tahun 2020 seluas 850 hektar serta target target kerjasama tahun 2021 yaitu seluas 1.000 hektar.
Dalam kerjasama ini, PT Food Station Tjipinang Jaya juga akan melakukan pendampingan terhadap Gapoktan Sumber Makmur terkait pemilihan varietas padi. Serta memberikan pendampingan dalam pascapanen sehingga gabah yang dihasilkan berkualitas tinggi.
“Food Station sebagai off taker memberikan jaminan harga memotong mata rantai pembelian gabah milik petani sehingga petani bisa tetap sejahtera serta dengan kolaborasi ini juga dapat digunakan oleh petani untuk mendapatkan pembiayaan,” ucapnya.
Untuk rangkaian acara terakhir, dilakukan simbolis penyerahan hasil panen oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sekaligus menyaksikan pelepasan 2 mobil truck yang berisikan kurang lebih 20 ton hasil panen untuk menuju Jakarta.
(Erha Aprili Ramadhoni)