“Dunakan hak akses. Kerjasama dengan Ditjen Dukcapil. Sehingga teman-teman semua, lembaga teman-teman semua dapat melihat langsung hak akses untuk verifikasi data. Sehingga dicegah pemalsuan seperti itu,” ungkapnya.
Baca juga: Mendagri Sebut Masih Ada Petugas Dukcapil yang Cari Celah
Pada bulan Maret lalu sudah ada 2.851 lembaga yang sudah bekerja sama dengan Dukcapil. Dimana dari jumlah tersebut baru ada 50.000 alat baca e-KTP yang digunakan lembaga yang bekerjasama dengan Dukcapil.
(Fakhrizal Fakhri )