Sesaat itu pula tanah longsor meluncur dan menyapu sebuah kedai kopi milik Anius Waruwu yang tepat berada di bawahnya. Sampai saat ini tim teknis lapangan terus melakukan pencarian terhadap korban untuk di evakuasi.
"Kami berharap proses pencarian korban bisa berjalan lancar. Pihak perusahaan akan berusaha semaksimal mungkin. Karena tadi malam tidak memungkinkan karena medannya berat. Makanya mulai pagi ini," katanya.
Baca Juga: Tebing Longsor di Lempongsari Semarang, Warga Teriak Allahu Akbar!
Berbagai peralatan pencarian korban termasuk ambulance juga disiapkan. "Posko di R 17 juga sudah didirikan. Masyarakat tidak bebas masuk kelokasi kejadian, soalnya rawan," ujarnya.
Sebelumnya dikabarkan diduga 12 orang hilang tertimbun bencana tanah longsor di areal kerja PLTA Batang Toru akibat hujan deras.
(Arief Setyadi )